Desy Novitasari, DS (2026) PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELAUI KETERIKATAN KARYAWAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KARYAWAN PT. PELINDO ENERGI LOGISTIK. Other thesis, STIAMAK BARUNAWATI SURABAYA.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (118kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (167kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (223kB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Download (296kB) |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (283kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (465kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (198kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (173kB) |
|
|
Text (KESELURUHAN SKRIPSI TANPA LAMPIRAN)
KESELURUHAN SKRIPSI TANPA LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (800kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan melalui keterikatan karyawan sebagai variabel intervening pada PT. Pelindo Energi Logistik. Penelitian ini didasarkan pada Social Exchange Theory yang menjelaskan bahwa dukungan organisasi terhadap karyawan akan mendorong timbal balik berupa meningkatnya keterikatan dan kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian berjumlah 38 karyawan dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan karyawan (t-statistics = 14,860; p-value = 0,000), tetapi tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan (t-statistics = 0,070; p-value = 0,472). Keterikatan karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t-statistics = 2,882; p-value = 0,002) serta mampu memediasi pengaruh keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan melalui pengaruh tidak langsung sebesar 0,681 (t-statistics = 2,999; p-value = 0,001). Model penelitian mampu menjelaskan variabilitas keterikatan karyawan sebesar 64,8% dan variabilitas kinerja karyawan sebesar 68,2% (R-Square), sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan lebih optimal apabila keseimbangan kehidupan kerja didukung dengan meningkatnya keterikatan karyawan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions |
| Divisions: | S1 Ilmu Administrasi Bisnis |
| Depositing User: | DESY DN NOVITASARI |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 06:58 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 06:58 |
| URI: | http://repositori.stiamak.ac.id/id/eprint/871 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

